Indonesia Independence Day

Hello world, Hello Indonesia 🙂

Dirgahayu Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.
Wah negara kita ini ternyata sudah menginjak umur 70 tahun. Ya, hari ini tanggal 17 Agustus 2015 bertepatan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Ulang Tahun ke 70 Republik Indonesia. Indonesia merdeka dan berdaulat secara penuh pada tanggal 17 Agustus 1945.

Naskah Proklamasi dibacakan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 sekitar pukul 10:00 di rumah kediamannya di Jalan Pegangsaan Timur nomer 56 (sekarang Jalan Proklamasi) Jakarta – Indonesia.

Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada tanggal 17 Agustus pada setiap tahunnya diadakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di komplek Istana Merdeka yang, upacara dipimpin oleh Presiden Repubik Indonesia sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 09:45 dan serentak disiarkan secara langsung (live) di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan stasiun-stasiun televisi nasional Indonesia.

Tradisi serba serbi Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia.
Untuk memeriahkan semarak peringatan HUT RI, dikalangan masyarakat Indonesia biasanya mengadakan kegiatan-kegiatan berikut untuk mengisi momen-momen peringatan kemerdekaan RI

  • Menghias atau mendekorasi gapura, jalan, dan fasilitas publik lain dengan umbul-umbul serba serbi merah putih,
  • Acara syukuran peringatan Kemerdekaan RI,
  • Mengadakan berbagai macam perlombaan tradisional (panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, dan lomba-lomba lain),
  • Jalan sehat atau gerak jalan,
  • Pawai karnaval Agustusan yang diikuti oleh berbagai kontingen dari berbagai instansi dan organisasi. Dan kegiatan-kegiatan lain untuk meramaikan HUT RI.

Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia, Happy Indonesia Independence Day.

Dirgahayu Republik Indonesia

Indonesia Independence Day

Mari kita mengisi kemerdekaan dengan melakukan hal-hal yang positif yang berguna bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Mari kita tunjukan eksistensi Indonesia di kancah dunia.

Bangga menjadi bagian Indonesia, cinta produk Indonesia, wonderful Indonesia.

Salam Indonesia, Merdeka
Cheers 🙂

Iklan

Aturan Baku Bendera Negara Indonesia

Hallo Indonesia 😀

Tidak terasa sudah memasuki bulan Agustus, bulan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Sejak 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka dan berdaulat. Setiap bulan Agustus ramai-ramai berhiaskan bendera merah-putih di berbagai tempat. Misalnya di lokomotif Kereta Api biasanya tidak dipasang bendera saat-saat Agustusan di pasang bendera merah-putih dengan gagahnya 😀

Namun, tahukah kamu tentang spesifikasi dan aturan baku mengenai bendera merah-putih, bendera negara Indonesia ?

Bendera negara Indonesia adalah Sang Saka Merah Putih. Bendera Negara Republik Indonesia terdiri dari dua warna yakni merah pada bagian atas dan putih pada bagian bawah yang kedua bagiannya masing-masing berukuran sama. Bendera Negara Indonesia berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 dari panjang bendera.

Bendera merah-putih (bendera Negara Indonesia) memiliki arti filosofis. Warna merah berarti melambangkan keberanian, warna putih berarti melambangkan kesucian. Kedua warna tersebut saling bersinergis melengkapi dan menyempurnakan jiwa raga untuk membangun Indonesia. 😀

Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 35 dan Undang-Undang Nomor 24/2009 dan Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bendera Negara Kesatuan Negara Indonesia dibuat dari bahan dasar kain yang warnanya tidak luntur dengan ketentuan ukuran proposional sesuai peruntukannya.

Ketentuan baku ukuran Bendera Negara Indonesia

  • 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan.
  • 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan.
  • 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden.
  • 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara.
  • 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api.
  • 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara.
  • 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
  • 3 cm x 5 cm untuk penggunaan di seragam sekolah.

Sumber : Wikipedia – Bendera Indonesia | UUD 1945 pasal 35, UU No 24/2009, dan Peraturan Pemerintah, No.40/1958

Setiap warga negara Indonesia wajib memasang/mengibarkan Bendera Negara Indonesia -bendera Merah Putih- pada saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus pada setiap tahunnya.

UU Nomor 24/2009

Pasal 7 ayat (3), “Bendera Negara wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus oleh warga negara yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung atau kantor, satuan pendidikan, transportasi umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan di kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri”.

Pasal 7 ayat (4), “Dalam rangka pengibaran Bendera Negara di rumah sebagaimana dimaksud pada ayat (3), pemerintah daerah memberikan Bendera Negara kepada warga negara Indonesia yang tidak mampu”.

Nah, ternyata pemasangan/pengibaran bendera Indonesia mempunyai aturan baku, tidak asal-asalan. Namun, mengenai pengibaran/pemasangan bendera Indonesia yang tidak sesuai dengan aturan baku tidak dilarang, asalkan tidak merendahkan kehormatan bendera Merah-Putih.

UU Nomor 24/2009 Pasal 24

Setiap orang dilarang:

  • merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara.
  • memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial.
  • mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.
  • mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada Bendera Negara.
  • memakai Bendera Negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.

Bendera Merah-Putih dipasang dan atau dikibarkan pada tiang, bendera tersebut dipasang tali pada satu sisi kibaran bendera dan diikatkan ke tiang. Pemasangan/pengibaran bendera Merah-Putih tidak boleh menyentuh tanah. Untuk pemasangan bendera pada dinding harus dipasang dengan cara membujur rata.

Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam UU Nomor 24/2009 wajib dikibarkan setiap hari di:

  • istana Presiden dan Wakil Presiden.
  • gedung atau kantor lembaga negara.
  • gedung atau kantor lembaga pemerintah.
  • gedung atau kantor lembaga pemerintah nonkementerian.
  • gedung atau kantor lembaga pemerintah daerah.
  • gedung atau kantor dewan perwakilan rakyat daerah.
  • gedung atau kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
  • gedung atau halaman satuan pendidikan.
  • gedung atau kantor swasta.
  • rumah jabatan Presiden dan Wakil Presiden.
  • rumah jabatan pimpinan lembaga negara.
  • rumah jabatan menteri.
  • rumah jabatan pimpinan lembaga pemerintahan nonkementerian.
  • rumah jabatan gubernur, bupati, walikota, dan camat.
  • gedung atau kantor atau rumah jabatan lain.
  • pos perbatasan dan pulau-pulau terluar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • lingkungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia.
  • taman makam pahlawan nasional.

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Sudahkah kamu memasang bendera Merah-Putih di muka rumahmu sekarang ?

Tunjukan rasa nasionalisme diri kamu salah satunya dengan ikut berpartisipasi memasang/mengibarkan bendera Indonesia.

Bangga menjadi bagian dari INDONESIA 😀

Salam Indonesia 🙂
Cheers 😀

Cegukan

Hallo, Selamat Hari Raya Lebaran

Pernahkah Anda mengalami cegukan? Kali ini saya akan membahas tentang cegukan (Bahasa Inggris : hiccup) dalam istilah medis disebut singultus.

Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suara hik. Cegukan umumnya akan selesai dengan sendirinya.

Sumber : Wikipedia – Cegukan

Dua hari yang lalu saya mengalami cegukan yang cukup lama sekitar dua hari dua malam. Sebenarnya setelah terjadi cegukan saya biasa saja karena biasanya cegukan akan mereda dengan sendirinya dalam waktu sesaat beberapa menit saja, tetapi hingga sehari berikutnya cegukan saya belum reda juga. Entah apa penyebabnya saya kurang tahu. Setelah tanya-tanya ke salah satu teman yang kebetulan ahli di dibang kesehatan, atas dasar konsultasi mengenai cegukan yang saya alami tersebut, ternyata penyebabnya adalah karena saya mungkin makan tergesa-gesa dan sebelumnya kurang minum air.

Atas kemungkinan penyebab tersebut saya rasa ada benarnya juga, karena saya ingat betul sehari sebelumnya memang saya pernah makan banyak makanan sekaligus dalam waktu yang singkat dan juga sedikit minum air. 🙂 nah loo.

Kemudian teman saya menyarankan saya untuk melakukan beberapa hal sederhana yang sudah kadung menjadi mitos di masyarakat untuk menyembuhkan cegukan, beberapa diantaranya adalah :

  • Minum air yang mengandung gula pasir (misalnya air teh manis),
  • menahan napas selama beberapa detik,
  • menyentuh lidah dengan tangan dan menariknya secara perlahan,
  • menutup kedua lubang hidung dan bernafas melalui mulut untuk sesaat

Setelah melakukan hal-hal diatas tersebut ternyata cegukan saya tidak serta-merta langsung mereda. 😦

Saya sempat khawatir karena cegukan ini sedikit mengganggu terutama pada saat-saat tertentu, misalnya saat berbicara. Bingung juga, akhirnya sehari kemudian perlahan cegukan saya reda total 😀 .

Cegukan sering terjadi diantaranya akibat :

  • Kurangnya asupan cairan tubuh, kurang minum air,
  • Makan tergesa-gesa,
  • Perubahan suhu makanan secara tiba-tiba, makanan minuman panas dan makan minuman dingin,
  • Suhu udara yang terlalu dingin

Cegukan merupakan hal yang lumrah, tetapi jika terjadi dalam waktu yang lama maka perlu diketahui penyebabnya, agar tidak terulang kembali

Mengenai cegukan, saya jadi teringat serial film animasi Masha and Bear yang berjudul “Hiccup”. Dalam serial tersebut diceritakan betapa repotnya mengalami cegukan 😛

Salam,

Happy Anniversary my Site

Happy Anniversary 1st my Site,

Tidak terasa sudah satu tahun yang lalu blog ini telah dirilis, Postingan pertama di situs ini diterbitkan pada tanggal 01 07 2014 pukul 07:20:24 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB). Blog ini ditulis untuk menuangkan ide coretan-coretan tulisan saya dan saya sharing kepada Anda-Anda sekalian para peselancar internet.

Tentang site blog ini

Blog ini berisi tulisan tentang catatan-catatan celotehan sesuka hati saya yang saya anggap pas dan pantas untuk diposting disini.

Sebagian artikel di situs ini ditulis berdasarkan dari sudut pandang asumsi saya. Walaupun Anda menjadikan situs ini sebagai bahan acuan sumber referensi Anda, saya tidak menyatakan segala artikel yang termuat di situs ini merupakan sumber referensi yang direkomendasikan. Kutipan konten yang dikutip dari sumber lain yang diposting di situs ini akan dicantumkan keterangan referensi sumber.

Sebagian besar artikel di situs ini ditulis dengan Bahasa Indonesia. Most of the articles on this site was written in Bahasa Indonesia.

Diperkenankan untuk mengutip sebagian dari situs ini dengan syarat mencantumkan keterangan sumbernya (misalnya berupa link) dari situs ini.

Terima kasih kepada para netizen yang telah berkunjung ke situs personal blog sederhana ini, saya harap Anda senang membaca konten-konten di situs ini.

Salam,

😀

Apa Itu Railfan ?

Hello para agan dan aganwati 😀
Selamat Malam, selamat berpuasa

Ada yang tahu apa itu Railfan(s) ?

Railfan berasal dari frasa kata dalam Bahasa Inggris. “Rail” = Rel, Kereta Api. dan “Fan” = penggemar, penyuka/pencinta. Railfan dalam Istilah secara jamak disebut Railfans. Railfans adalah perkumpulan, komunitas, paguyuban, organisasi yang beranggotakan para Railfan. Contoh : Indonesian Railfans Community

KeretaApi

Railfan Indonesia

Lalu, apa itu Railfan ?

Railfan atau Edan Sepur atau Pecinta Kereta Api adalah seseorang yang sangat mencintai dunia perkeretaapian dan transportasi rel. Di berbagai negara-negara di dunia jumlah railfan ada banyak, tanpa mengenal batasan usia dan jenis kelamin.

Sumber : Wikipedia – Railfans

Railfan(s) adalah orang/kelompok yang menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan Kereta Api, penghobi Kereta Api, penggemar Kereta Api. Istilah Railfan(s) juga dapat merujuk kepada orang/kelompok yang menggemari segala sesuatu yang berhubungan dengan transportasi berbasis rel.

Railfan(s) biasa disebut singkat dengan sebutan RF.
Secara khusus penyebutan bagi Railfan(s) wanita di sebut dengan Railfanita atau Srikandi Railfan(s).

Komunitas Railfans di Indonesia mulai populer di era dekade tahun 90an. Meskipun demikian gerakan Railfans di Indonesia sudah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda sejak dimulainya pembangunan jalur rel dan stasiun Kereta Api pertama di Indonesia pada 17 Juni 1864.

Keberadaan Railfans di Indonesia pada masa-masa kolonial Belanda dan saat-saat awal dimulai terselenggaranya perkeretaapian di Indonesia sebagian besar mereka terdiri dari golongan orang pendatang dari luar negeri, terutama mereka-mereka yang berasal dari Belanda dan negara-negara Eropa yang tertarik dengan dunia perkeretaapian di Indonesia. Kemudian pada dekade tahun 70an banyak orang/kelompok railfans dari berbagai negara yang datang ke Indonesia untuk mengamati dan merasakan sensasi Railfaning perkeretaapian di Indonesia. Pada dekade tahun 80an juga para Railfans yang datang dari berbagai penjuru dunia ke Indonesia semakin meningkat, termasuk juga diantaranya sekelompok Railfans dari Jepang yang datang ke Indonesia untuk menikmati dan meliput perkeretaapian di Indonesia.

Mereka-mereka yang datang ke Indonesia sebagai Railfans telah meliput dan mendokumentasikan mengenai sepak terjang dunia perkeretaapian di Indonesia. Kegiatan Railfanning di Indonesia sangat menyenangkan apalagi didukung dengan suguhan panorama alam Indonesia yang indah di jalur rel Kereta Api yang dilintasi. Pokoknya Istimewa banget deh 🙂

Pada akhir dekade tahun 80an mulai tumbuh Railfan-railfan (Railfans) dari Indonesia (orang pribumi, orang Indonesia), namun keberadaannya belum populer. Barulah pada dekade tahun 90an keberadaan Railfans Indonesia mulai mencuat. Di Tahun 2000 keatas jumlah Railfans di Indonesia meningkat drastis ditandai dengan terbentuknya beberapa kelompok atau komunitas Railfans di Indonesia. Bahkan di tahun 2008 jumlah Railfans sangat meningkat drastis, tak mengenal batasan usia dan perbedaan jenis kelamin. Mereka terdiri dari golongan pelajar, mahasiswa, dan yang sudah berkerja.

Seiring kemajuan teknologi, kini perkembangan Railfans di Indonesia kini mulai merambah ke berbagai bidang. Diantaranya Railfans Photography, yaitu seorang/sekelompok railfans yang gemar mendokumentasikan (memfoto) segala sesuatu tentang perkeretaapian. Mereka mendokumentasikannya untuk keperluan dokumentasi tentang keberadaan perkeretaapian dari waktu ke waktu. Mereka mengoleksi dokumentasi (foto-foto, video) perkeretaapian untuk pribadi dan untuk dipaparkan ke publik.

Kereta Api

Railfan, penggemar Kereta Api

Kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan Railfans adalah hunting foto kereta api, mblusukan rel dan stasiun, joy riding kereta, touring/travelling menggunakan kereta api, cabriding lokomotif, kongkow dan gathering antar sesama railfans serta bakti sosial yang dilakukan oleh Railfans pada momentum-momentum tertentu.

Selain itu, Railfans juga gemar mengkoleksi foto-foto atau gambar-gambar atau bacaan-bacaan tentang kereta api, mengkoleksi tiket kereta api, menonton acara TV yang bertema Perkeretaapian, dan mengikuti perkembangan-perkembangan perkeretaapian di Indonesia dan/atau di luar negeri.

Jadi Railfan itu sangat mengasyikan 😀 Saya menjadi Railfan (merasa suka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kereta api) dimulai sejak saya kecil. Hingga kini saya masih suka menggemari tentang hal-hal yang berhubungan dengan Kereta Api. Sangat antusias terhadap segala sesuatu yang berbau Kereta Api. Tiap kali lihat rel langsung ngiler, lihat kereta langsung tercengang, lihat stasiun kereta langsung terpana, hehehehehehe aneh ya 🙂

Di masa kini, jumlah komunitas atau perkumpulan para pecinta Kereta Api (Railfans) di Indonesia sangat banyak, baik komunitas Railfan besar yang memiliki jumlah anggotanya mencapai puluhan ribu Railfan, hingga komunitas Railfan yang bersifat kedaerahan (squad) sesuai dengan daerah domisili Railfan.

Istilah-istilah kegiatan/aktivitas dalam dunia Railfanning :

  • Railfanning : Berkereta api, menikmati hobi Kereta Api
  • Hunting : Kegiatan berburu (foto, video) Kereta Api, Rel Kereta Api, Stasiun Kereta Api dan tempat-tempat vital Perkeretaapian.
  • Mblusukan : kegiatan menelusuri atau menjajaki Rel dan/atau Stasiun Kereta Api, baik Rel dan/atau Stasiun Kereta yang aktif maupun non aktif.
  • Joy Ridding : Kegiatan berkereta api, menikmati perjalanan Kereta Api, naik Kereta Api.
  • Trip / Touring / Travelling : Kegiatan tur menggunakan Kereta Api, menjelajah dengan menaiki Kereta Api.
  • Gathering : Kegiatan kumpul-kumpul bersama para pecinta Kereta Api (Railfans), agenda rutin pertemuan sesama Railfan yang membahas mengenai Perkeretaapian.

Kegiatan-kegiatan yang memerlukan izin khusus :
Kegiatan-kegiatan ini merupakan kegiatan yang dalam pelaksanaannya memerlukan izin khusus (lisan, tertulis) dari otoritas yang bersangkutan. Kegiatan ini biasanya mencakup kegiatan-kegiatan yang memerlukan izin legalisasi secara tertulis dan ditandatangani oleh otoritas yang menaungi bidang tersebut.

  • Cab Riding : Kegiatan Railfanning yang dilakukan di dalam kabin lokomotif, menaiki lokomotif Kereta Api di dalam kabin Masinis.
  • Deck riding : Kegiatan Railfanning yang dilakukan di sisi dek (kanan, kiri, depan, belakang, atas) lokomotif Kereta Api, naik di dek lokomotif Kereta Api.
  • Mblusukan Depo/Balai Yasa : Kegiatan menelusuri, mendokumentasikan Depo Lokomotif dan/atau Kereta serta Balai Yasa Kereta-Gerbong dan/atau Traksi.

Keterangan :

  • Langsir (predikat) : Proses pergerakan rangkaian kereta dan/atau gerbong, atau hanya lokomotif untuk berpindah jalur rel Kereta Api. Perpindahan jalur Rel Kereta Api diperlukan untuk memisahkan atau merangkaikan kereta dan/atau gerbong.
  • Langsir (obyek) : Kereta dan/atau gerbong yang bergerak ditarik atau didorong oleh lokomotif dalam aktivitas pergerakan Langsir. Kereta dan/atau gerbong yang sedang dilangsir oleh lokomotif.
  • Wessel : Percabangan pada jalur rel Kereta Api.
  • Badug : Jalur rel buntu, akhiran dari sebuah jalur rel Kereta Api.
  • Semboyan / Perboden : Rambu-rambu (tanda, tertulis, isyarat, suara) perintah perjalanan Kereta Api.
  • Depo : Tempat penyimpanan sarana Perkeretaapian. Garasi Kereta Api.
  • Depo Lokomotif : Tempat penyimpanan dan perawatan Lokomotif. Garasi Lokomotif Kereta Api.
  • Depo Kereta : Tempat penyimpanan dan perawatan serta pembersihan armada Kereta dan/atau Gerbong Kereta Api.
  • Balai Yasa : Tempat perbaikan sarana Perkeretaapian. Bengkel Kereta Api.
  • Balai Yasa Traksi : Tempat Perbaikan sarana penggerak Kereta Api. Bengkel mesin sarana Kereta Api. Tempat perbaikan dan perawatan armada gerak (bermesin) Kereta Api.

Walaupun terlihat aneh, Railfan ini sebenarnya merupakan hobi yang sangat menyenangkan dan positif.

Ayo Jelajahi Indonesia dengan Kereta Api

Indonesia itu indah kawan, so jangan di rumah saja, naiklah Kereta Api 😀

Apakah Anda juga termasuk pecinta, penggemar, penggila Kereta Api ?

Cheers, Salam Sepur 🙂